Maju Selangkah Demi Selangkah

Renungan Harian / 10 January 2025

Kalangan Sendiri
Maju Selangkah Demi Selangkah
Lori Official Writer
      5738

Ayat Renungan: Ulangan 7:22“TUHAN, Allahmu, akan menghalau bangsa-bangsa ini dari hadapanmu sedikit demi sedikit; engkau tidak boleh membinasakan mereka dengan segera, supaya jangan binatang hutan menjadi terlalu banyak melebihi engkau.”

 

Dalam perjalanan iman, Tuhan sering memimpin kita maju perlahan, selangkah demi selangkah. Kalau kita tahu semua tantangan yang akan datang, mungkin kita akan merasa takut dan ragu. Namun, jika kita melihat kembali perjalanan kita, kita bisa melihat bagaimana Tuhan selalu memegang tangan kita dan memberi kekuatan untuk terus maju meski setelah kita merasa gagal.

Ini adalah kunci hidup penuh kemenangan – maju selangkah demi selangkah. Begitu pula dengan perubahan dalam hidup kita, seperti mengubah cara berpikir dan motivasi lama. Kita tidak bisa mengalahkannya dalam satu langkah besar saja. Perubahan itu butuh proses, dan kita harus tekun setiap hari.

Begitu juga dengan bangsa Israel yang memasuki Tanah Perjanjian. Itu bukan hanya soal pindah tempat, tetapi mereka harus berjuang untuk mengalahkan bangsa-bangsa yang ada di sana (Ulangan 7:22). Ini juga prinsip hidup kita. Tuhan ingin membawa kita maju perlahan, supaya kita tidak menjadi sombong. Jika kemenangan datang dengan mudah, kita bisa saja meremehkan nilai perjuangan tersebut. Tapi ketika kita maju sedikit demi sedikit, kita belajar untuk tetap rendah hati dan bersyukur.

Maju selangkah demi selangkah membuat kita bisa menikmati setiap kemenangan kecil. Setiap kali kita mengalahkan rintangan, kita merasakan sukacita dan bisa terus bersyukur. Jika kemenangan hanya terjadi sekali, misalnya 30 tahun yang lalu, hidup kita akan terasa monoton dan kita bisa mudah melupakan Tuhan. Namun, melayani Tuhan yang memimpin kita perlahan membuat hidup kita penuh semangat. Ada selalu tujuan baru yang bisa dicapai, dan itu membuat perjalanan bersama Tuhan semakin menyenankan!

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?